Lymphoma Net - Home

Mendukung penderita Limfoma non Hodgkin

 
Mail a friend Print this page
 Home page >> Apakah Limfoma non Hodgkin itu? >>Siapa yang terserang LNH ? > Penyebab dan faktor risiko limfoma non Hodgkin
  Home page
  Apakah Limfoma non Hodgkin itu?
 
Sistem Limfatik
Apakah LNH itu?
Siapa yang terserang LNH ?
Gejala dan diagnosis limfoma non Hodgkin
Apakah yang akan terjadi pada limfoma non Hodgkin

  Kunjungan ke klinik
  Bagaimanakah pengobatan Limfoma non Hodgkin?
  Hidup dengan Limfoma non Hodgkin



  Berita (dalam bahasa Inggris)
  Daftar kata-kata
  Webmasters
  Dewan Editorial
  Bantuan
  Kontak
  Sitemap
  Newsletter (dalam bahasa Inggris)
  Bahasa lain

 
 Siapa yang terserang limfoma non Hodgkin ?
Pendahuluan | Insiden limfoma non Hodgkin
Penyebab dan faktor risiko limfoma non Hodgkin
< Sebelumnya   Selanjutnya >

    Keypoints


  • Meskipun penyebab spesifik dari suatu kasus limfoma non Hodgkin sering tidak diketahui, terdapat faktor risiko untuk penyakit ini.
  • Infeksi tertentu (seperti HIV) telah dikaitkan kasus penyakit ini.
  • Pasien dengan sistim kekebalan yang menurun, seperti sesudah transplantasi organ, juga mempunyai risiko tinggi menderita penyakit ini.

Penyebab dan risiko limfoma non Hodgkin

Penyebab pasti limfoma non Hodgkin tidak diketahui. Terdapat beberapa faktor risiko yang diketahui tetapi, walaupun demikian, faktor-faktor risiko ini tidak diperhitungkan melebihi bagian kecil dari jumlah seluruh kasus limfoma non Hodgkin. Pada kebanyakan pasien dengan limfoma non Hodgkin, tidak ada penyebab penyakit yang dapat ditemukan. Lebih jauh lagi, banyak orang yang terpapar pada salah satu faktor risiko yang diketahui tidak menderita limfoma non Hodgkin

Jadi, penting untuk diingat bahwa tidak ada tindakan apapun yang dilakukan oleh seseorang dengan limfoma non Hodgkin yang menyebabkan timbulnya penyakit.

Tiga faktor risiko terpenting adalah:

Tidak ada bukti adanya faktor keturunan yang berhubungan dengan kasus-kasus limfoma non Hodgkin. Karena itu, kemungkinan keluarga pasien untuk menderita penyakit ini tidak ada berbeda dengan orang lain. Merokok juga tidak dikaitkan dengan timbulnya penyakit ini.

Infeksi sebagai faktor risiko limfoma non Hodgkin

Beberapa infeksi virus telah memperlihatkan adanya hubungan dengan peningkatan limfoma non Hodgkin. Termasuk:

  • Human immunodeficiency virus (the virus that causes HIV/AIDS)
  • Human T cell leukaemia-lymphoma virus-1 (HTLV-1)
  • Epstein-Barr virus (EBV)
Beberapa infeksi virus telah memperlihatkan adanya hubungan dengan peningkatan limfoma non Hodgkin.
Viral infections associated with non-Hodgkins lymphoma

Orang dengan HIV positif lebih mungkin mengidap limfoma non Hodgkin dari pada orang lainnya. Munculnya limfoma non Hodgkin pada orang dengan HIV positif mengindikasikan bahwa full-blown AIDS telah terjadi.

Meningkatnya risiko kemungkinan terjadi karena penekanan sistim kekebalan yang disebabkan oleh infeksi HIV. AIDS-yang berhubungan dengan limfoma non Hodgkin memberikan gambaran tidak seperti umumnya atau timbul disisi yang tidak umum dibandingkan dengan jenis limfoma non Hodgkin.

Virus Epstein-Barr adalah virus yang umum, menyerang kebanyakan orang pada suatu waktu tertentu dalam masa hidupnya, dan mengakibatkan infeksi singkat atau demam glandular. Akan tetapi, dalam sejumlah kecil kasus ekstrim, ia dikaitkan dengan Limfoma Burkitt dan bentuk limfoma non Hodgkin yang berhubungan dengan imunosupresi.

Human T-cell leukaemia–lymphoma virus-1 (HTLV-1), aslinya berasal dari Jepang dan Karibia, juga suatu penyebab yang sangat jarang dari limfoma non Hodgkin, terdapat suatu jarak antara infeksi virus dan timbulnya penyakit.

Infeksi bakterial lebih jarang dikaitkan dengan limfoma non Hodgkin dibandingkan dengan infeksi virus. Akan tetapi, infeksi dengan Helicobacter pylori, yang dapat menyebabkan tukak lambung dan menyerang lambung, dihubungkan dengan bentuk limfoma yang jarang yang dikenal sebagai limfoma MALT, yang biasanya timbul di lambung. Antibiotik untuk mengeradikasi infeksi bakteri sering menyembuhkan kondisi ini, jika diberikan cukup dini.

Infeksi bakterial lebih jarang dikaitkan dengan limfoma non Hodgkin dibandingkan dengan infeksi virus
Bacterial infection is associated less with non-Hodgkins lymphoma

Imunosupresi sebagai faktor risiko untuk limfoma non Hodgkin

Orang dengan imunosupresi, dimana sistim pertahanannya menurun, menghadapi peningkatan risiko terserang limfoma non Hodgkin. Hal ini mungkin karena kontrol multiplikasi sel B tergantung pada fungsi normal sel T. Jika fungsi sel T menjadi abnormal, seperti pada kasus orang dengan imunosupresi, sel B dapat berlipat ganda melalui suatu cara yang tidak terkontrol, meningkatkan peluang untuk terserang penyakit ini.

Salah satu sebab utama imunosupresi adalah obat yang diberikan untuk mencegah penolakan dari organ yang ditransplantasikan atau transplantasi sumsum tulang. Pasien yang mendapatkan transplantasi organ mempunyai peningkatan risiko menderita limfoma non Hodgkin.

 


< Sebelumnya Selanjutnya >