Lymphoma Net - Home

Mendukung penderita Limfoma non Hodgkin

 
Mail a friend Print this page
 Home page >> Bagaimanakah pengobatan Limfoma non Hodgkin? >>Terapi Eksperimental > Pendahuluan
  Home page
  Apakah Limfoma non Hodgkin itu?
  Kunjungan ke klinik
  Bagaimanakah pengobatan Limfoma non Hodgkin?
 
Perawatan bagi pasien yang baru didiagnosis terkena LNH
Perawatan untuk penyakit kambuh
Kemoterapi
Terapi antibodi monoklonal
Terapi Radiasi
Tunggu dan lihat
Transplantasi
Pembedahan
Terapi Eksperimental
Penatalaksanaan gejala

  Hidup dengan Limfoma non Hodgkin



  Berita (dalam bahasa Inggris)
  Daftar kata-kata
  Webmasters
  Dewan Editorial
  Bantuan
  Kontak
  Sitemap
  Newsletter (dalam bahasa Inggris)
  Bahasa lain

 
 Perawatan eksperimental
Pendahuluan | Percobaan klinis
< Sebelumnya   Selanjutnya >

    Keypoints


  • Pengobatan baru dan dalam percobaan kadang-kadang ditawarkan kepada pasien limfoma non Hodgkin yang tidak memberikan respon terhadap pengobatan konvensional seperti kemoterapi dan antibodi monoklonal
  • Meski demikian, pasien-pasien ini berisiko lebih tinggi untuk timbul efek samping dan manfaatnya tidak selalu terbukti
  • Pasien mungkin diberi pengobatan eksperimental jika mereka ikut serta dalam uji klinik

Pendahuluan

Kadang-kadang pasien dengan limfoma non Hodgkin mungkin tidak memberikan respon terhadap pengobatan yang lazim, seperti kemoterapi, terapi antibodi monoklonal atau radioterapi, atau akan terus mengalami relaps setelah remisi dari pengobatan yang berhasil sebagian.

Dalam beberapa kasus, tim limfoma mungkin merasa perlu mencoba pengobatan yang baru dikembangkan untuk limfoma non Hodgkin, atau menyarankan pasien untuk bergabung dalam uji klinik untuk suatu terapi yang sama sekali baru. Untuk informasi lebih total, lihat Uji klinik.

Pengobatan seperti itu umumnya hanya diberikan pada pasien yang menderita limfoma non Hodgkin yang selalu kambuh setelah pengobatan atau tidak memberikan respon sama sekali terhadap pengobatan normal. Ini disebabkan karena pengobatan eksperimental dapat menimbulkan lebih banyak efek samping daripada pengobatan yang sudah standar, atau bahwa manfaatnya mungkin tidak bertahan lama. Hanya pada kasus-kasus tertentu tim limfoma akan menganjurkan penggunaan pengobatan yang baru atau eksperimental tanpa mencoba lebih dulu pengobatan yang sudah teruji.

Ada banyak jenis pengobatan eksperimental yang dikembangkan untuk limfoma non Hodgkin. Mereka dikembangkan berdasarkan pengetahuan terbaru mengenai cara kerja limfoma non Hodgkin pada tingkat molekuler. Meski demikian, banyak di antara pengobatan ini yang masih belum terbukti aman untuk digunakan pada pasien dengan penyakit ini.

Vaksin

Vaksin untuk limfoma non Hodgkin didasarkan pada prinsip yang sama dengan vaksin untuk penyakit lain, seperti influenza. Suatu protein yang ditemukan pada permukaan sel limfoma, ditempelkan pada, contohnya, bahan pembawa yang tidak berbahaya di laboratorium dan disuntikkan kepada pasien, seringkali bersama obat seperti GM-CSF yang meningkatkan respon kekebalan. Karena protein melekat ke pembawa ‘asing’, siinduk kekebalan menganggapnya sebagai antigen asing dan membentuk antibodi terhadapnya. Antibodi ini kemudian akan menyerang bukan saja protein yang disuntikkan tetapi juga sel-sel limfoma yang memiliki protein yang sama pada permukaannya.

Walaupun uji klinis masih berlangsung, penelitian terbaru menunjukkan hasil yang menjanjikan, pasien-pasien yang memberikan respon terhadap vaksin memasuki remisi selama beberapa tahun.

 


< Sebelumnya Selanjutnya >